|
saat
ini mentari kembali bersinar,
menebar sinarnya dengan hangat
kebekuan ini luluh perlahan tapi pasti,
oleh kehangatan mentariku,,
kuberharap jangan ada bulan yang akan
menutupi
sinarnya,
tak ingin kebekuan datang lagi.
kau mentari hatiku,
semoga sinarmu abadi hingga ajal tiba.
Home |